Analysis of Initial Ability and Visual Thinking Ability of Grade X High School Students in Trigonometry Competence

Nur Khotibah, Ahmad Yani T, Agus Winarji, Mohammad Rif'at, Metia Novianti

Abstract


This study investigated students’ prior knowledge, visual thinking ability, and the relationship between both aspects in learning trigonometry among tenth-grade students at SMAN 10 Pontianak. The study was motivated by the importance of prerequisite knowledge in supporting conceptual understanding and by the role of visual thinking in interpreting abstract trigonometric concepts. A qualitative approach with a case study design was employed. Six students from class X-A were selected purposively to represent high, moderate, and low levels of visual thinking ability. Data were collected through prior knowledge tests, visual thinking tests, and semi-structured interviews. Visual thinking was examined through four indicators: looking, seeing, imagining, and showing and telling. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings revealed that students’ prior knowledge and visual thinking ability were categorized into high, moderate, and low levels. Students with strong prior knowledge were generally able to construct accurate visual representations and apply concepts systematically. In contrast, students with limited prior knowledge experienced difficulties, particularly in the imagining stage, because they struggled to connect prerequisite concepts with visual problem-solving processes. The study indicates that prior knowledge contributes to the quality of students’ visual representations and influences the consistency of concept application in solving trigonometry problems. Therefore, strengthening prerequisite concepts is necessary to support the development of visual thinking skills in mathematics learning.

Analisis Kemampuan Awal dan Kemampuan Berpikir Visual Peserta Didik Kelas X SMA pada Kompetensi Trigonometri

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan awal, kemampuan berpikir visual, serta keterkaitan antara kemampuan awal dan kemampuan berpikir visual peserta didik kelas X SMAN 10 Pontianak pada materi trigonometri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan awal sebagai dasar pemahaman konsep serta peran kemampuan berpikir visual dalam membantu peserta didik merepresentasikan konsep trigonometri yang bersifat abstrak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari enam peserta didik kelas X-A yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kategori kemampuan berpikir visual tinggi, sedang, dan rendah. Data diperoleh melalui tes kemampuan awal, tes kemampuan berpikir visual, dan wawancara semi terstruktur. Kemampuan berpikir visual dianalisis berdasarkan indikator looking, seeing, imagining, serta showing and telling. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian memperlihatkan adanya perbedaan tingkat penguasaan kemampuan awal dan kemampuan berpikir visual peserta didik yang dapat dikelompokkan ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Peserta didik dengan kemampuan awal tinggi cenderung mampu membangun representasi visual secara tepat dan sistematis. Sebaliknya, peserta didik dengan kemampuan awal rendah mengalami kesulitan pada indikator imagining karena belum mampu menghubungkan konsep prasyarat dengan visualisasi penyelesaian masalah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal memengaruhi kualitas representasi visual dan konsistensi penggunaan konsep dalam penyelesaian soal trigonometri. Oleh karena itu, penguatan konsep prasyarat perlu dilakukan untuk mendukung kemampuan berpikir visual peserta didik dalam pembelajaran trigonometri.

Kata Kunci :
Kemampuan Awal; Kemampuan Berpikir Visual; Trigonometri


Keywords


Early Abilities; Visual Thinking Skills; Trigonometry

Full Text:

PDF

References


Achdiyat, M., & Utomo, R. (2018). Kecerdasan Visual-Spasial, Kemampuan Numerik, dan Prestasi Belajar Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 7(3). https://doi.org/10.30998/formatif.v7i3.2234

Arnheim, R. (1997). Visual Thinking. In (No Title) (2 nd). University of California Press. https://books.google.co.id/books?id=80_hEAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Awaluddin, M. R. N., Yani. T, A., Siregar, N., & Meldi, N. F. (2024). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Menyelesaikan Permasalahan Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Awal SiswA. Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran Matematika, 17(2), 174. https://doi.org/10.30870/jppm.v17i2.28816

Dong, A., Jong, M. S.-Y., & King, R. B. (2020). How Does Prior Knowledge Influence Learning Engagement? The Mediating Roles of Cognitive Load and Help-Seeking. Frontiers in Psychology, 11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.591203

Fajri, N., & Nida, I. (2019). Analisis Kesulitan Siswa Kelas X SMA negeri 6 aceh barat daya pada materi trigonometri. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi, 3(2), 12–22. https://doi.org/10.32505/qalasadi.v3i2.1179

Haryani, D., Subagjo, A., Hamdani, M., Ali Hasan, Q., & Widyanti, N. (2022). Analysis Of The Difficulties Of Class X Students Of SMKN 4 Palangka Raya In Solving Trigonometry Problems. Jurnal Pendidikan, 23(1), 30–39. https://doi.org/10.52850/jpn.v23i1.4667

Irawan, M. I., Mukhlash, I., & Adzkiya, D. (2019). Student visual thinking schemes in understanding the concept of solving trigonometric equations. International Journal of Scientific and Technology Research, 8(12), 2528–2531.

Kamber, D., & Takaci, D. (2018). On problematic aspects in learning trigonometry. International Journal of Mathematical Education in Science and Technology, 49(2), 161–175. https://doi.org/10.1080/0020739X.2017.1357846

Nashar, H. (2004). Peranan Motivasi dan Kemampuan awal dalam kegiatan Pembelajaran. Jakarta: Delia Press.

Nurizlan, A., Komala, E., & Monariska, E. (2022). Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Trigonometri Ditinjau dari Langkah Polya. PRISMA, 11(2), 639. https://doi.org/10.35194/jp.v11i2.2530

Presmeg, N. (2006). Research on visualization in learning and teaching mathematics. Handbook of Research on the Psychology of Mathematics Education, 205–235.

Rahmawati, D., & Afriansyah, E. A. (2023). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Proses Planning, Execution, Dan Revision Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis Siswa. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 191–208.

https://doi.org/10.31980/plusminus.v3i2.3130

Ramadani, A. H., & Ekohariadi, M. P. (2024). Mengukur Kecerdasan Spasial Siswa. Cendikia Mulia Mandiri.

Ruseffendi, E. T. (2006). Pengantar kepada membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika untuk meningkatkan CBSA. Tarsito.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sulia Anis Prastika, Abi Suwito, & Susanto. (2023). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan LKPD berbasis Inkuiri Terbimbing Materi Trigonometri Kelas X. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 3(3), 475–483. https://doi.org/10.29303/griya.v3i3.365

Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285. https://doi.org/10.1016/0364-0213(88)90023-7

Syaifuddin, M., Darmayanti, R., & Rizki, N. (2022). Development of a two-tier multiple-choice (TTMC) diagnostic test for geometry materials to identify misconceptions of middle school students. Jurnal Silogisme: Kajian Ilmu Matematika Dan Pembelajarannya, 7(2).

Utami, C. T. P., Mardiyana, & Triyanto. (2019). The identification of visual representation ability of junior high school students in solving geometry problems. Journal of Physics: Conference Series, 1180, 012014. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1180/1/012014

Veith, J. M., Machisi, E., Ubben, M. S., Hennig, F., & Bitzenbauer, P. (2025). Analysis of high school students’ mental models of angles. Frontiers in Education, 10. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1679857

Wahyuni, G., Mujib, A., & Zahari, C. L. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Visual Siswa Ditinjau Dari Adversity Quotient. JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 7(2), 289–295. https://doi.org/10.58258/jupe.v7i2.3335

Wardah, A., Wulandari, K. D., Nurirrohman, S. M., & Bakar, M. Y. A. (2025). Mengidentifikasi Pembelajaran Berbasis Kemampuan Awal: Menyesuaikan Pengajaran Dengan Potensi Siswa. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 2(3), 830–841.

Wardhana, I. R., Rohmah, N. N. S., Surahmat, & Fuady, A. (2026). Why do high school students struggle with trigonometric problems? A newman’s error analysis perspective. 050028. https://doi.org/10.1063/5.0319198

Winkel. (2013). Psikologi Pengajaran. Media Abadi.

Wulandari, K. D., Wardah, A., Syarifah, L., & Bakar, M. Y. A. (2024). Optimalisasi pembelajaran melalui pemahaman kemampuan awal peserta didik. Journal Sains Student Research, 2(6), 34–45.

Xonkulov, U., Kurudirek, A., & Hennig, F. (2026). The impact of integrating visual and illustrative models in learning trigonometry. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 22(4), em2821. https://doi.org/10.29333/ejmste/18332

Yaniartini, Y., Hartoyo, A., & Hamdani, H. (2019). Kemampuan Visual Thinking Dalam Translasi Representasi Materi Perbandingan Trigonometri Siswa Sma Negeri 5 Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 8(10). https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jppk.v9i4.37017




DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jpmi.v11i2.8899

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Institute for Managing and Publishing of Scientific Journal

STKIP Singkawang


Jl. STKIP, Kelurahan Naram, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia

Website: https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JPMI/index

Email: [email protected]

JPMI Indexed by:

     

Creative Commons License

JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.