Eksistensi Penggunaan Bahasa Indonesia pada Masyarakat Marginal di Demak
Abstract
Language is a connecting tool for humans in everyday life. In this world, of course, there are many languages, one of which is Indonesian. Indonesian aims to unite and make it easier to communicate between regional ethnic groups, because Indonesia has many different languages. The aim of this research was to describe, analyze and research the existence of Indonesian language use among marginalized communities in Demak. This research is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques through observation, distribution of questionnaires, interviews and documentation. Data analysis is carried out by presenting data in the form of tables and drawing conclusions. Based on the research results, it was found that marginalized communities in Demak only use Indonesian during formal activities or events. People in Demak tend to use regional languages or Javanese in their daily lives, this is because they feel more comfortable and proficient when communicating. Factors that influence the language use of marginalized communities in Demak, namely work factors and environmental factors.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Audina, S. Z., Rahadi, F. M., Rabbani, L. A. H., Ananda, A. I., Marchelino, B., & Hayati, E. N. (2023). Interferensi Dialek Bahasa Jawa Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Komunikasi. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6), 972–981. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i6.252
Bhakti, W. P. (2020). Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa Ke Bahasa Indonesia Dalam Komunikasi Keluarga Di Sleman. Jurnal Skripta, 6(2), 28–40. https://doi.org/10.31316/skripta.v6i2.811
Fajrie, M. (2018). Gaya Komunikasi Masyarakat Pesisir Wedung Jawa Tengah. INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication), 2(1), 53. https://doi.org/10.18326/inject.v2i1.53-76
Irmala, V. V. (2013). Tukul Arwana Dalam Bukan Empat Mata: Analisis Alih Kode Campur Kode (Tukul Arwana In Bukan Empat Mata: Code Mixing And Code Switching Analysis). 9(2).
Josaphat, Y. A. P., Cahyaningrum, A. N., Ladifa, H., Syach, S. F. N., & Khana, S. W. C. (2022). Eksistensi Bahasa Jawa Bagi Masyarakat Jawa Di Era Westernisasi Bahasa. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(1), 65–71. https://doi.org/10.22437/titian.v6i1.16046
Karya, J., & Yusuf, A. (2018). Alih Kode Dan Campur Kode Pada Film. 1, 563–570. Khoirurrohman, T., & Anjany, A. (2020). Alih Kode dan Campur Kode Dalam Proses Pembelajaran Di SD Negeri Ketug (Kajian Sosiolinguistik). Jurnal Dialektika, 10(2), 362–370. https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/dialektika/index
Keraft, Gorys. 2004. Komposisi. Semarang: BINA PUTERA.
Mardhiah, M. (2020). Analisis Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Darul Hikmah, Aceh Jaya. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 5(1), 83. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i1.432
Marsudi, M. (2008). Eksistensi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan. Jurnal Sosial Humaniora, 1(2), 172–184. https://doi.org/10.12962/j24433527.v1i2.674
Marwan, I. (2016). Alih Kode dan Campur Kode dalam Pemerolehan Bahasa Anak. Universum, 10(2), 191–198. https://doi.org/10.30762/universum.v10i2.259
Nasution (1992), Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif, Penerbit Tarsito, Bandung.
Ningsih, R. (2022). Analisis Campur Kode dan Alih Kode Percakapan Acara Bazar Sekolah Retna. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(3), 178–183. https://doi.org/10.5281/zenodo.6420782
Nurlaila, M. (2016). Pengaruh Bahasa Daerah (Ciacia) Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia Anak Usia 2 Sampai 6 Tahun Di Desa Holimombo Jaya. Jurnal Retorika, 9(2), 90–163.
Poedjosoedarmo, Soepomo. 2001. Filsafat Bahasa. Surakarta: Muhammadiyah.
Ratna Juwita, S., Minto, D. W., Nugroho, O. F., Febrianti, N., Kode, C., Gaul, B., Dalam, M., & Bahasa Indonesia, P. (2023). Campur Kode Bahasa Gaul Mahasiswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Sastra Indonesia, 8(8), 2022.
Santoso, W. (2023). Eksistensi Bahasa Indonesia di Lingkungan Masyarakat dan Pendidikan. Jurnal Ilmiah Wahana pendidikan, 9(3), 394–404.
Sari, A. P. I., & Sururi, I. (2020). Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa di Kalangan Anak-Anak di Desa Sidoharjo Kabupaten Banyuasin. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Dan Pengajaran (KIBASP), 4(1), 49–60. https://doi.org/10.31539/kibasp.v4i1.1682
Setyari, A. D., Poedjosoedarmo, S., & Wijana, I. D. P. (2016). Pemakaian Bahasa Indonesia Pada Masyarakat Pesisir Di Desa Puger Wetan Kabupaten Jember. Adabiyyat, XV(2), 176–196.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.
Syahira, A. H., Alfarisy, F., & Br Sinurat, J. E. (2022). Eksistensi Bahasa Indonesia Di Kalangan Mahasiswa Undip. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 15(1), 77–86. https://doi.org/10.33557/binabahasa.v15i1.1573
Tampilang, Y. I., Wantania, T., & Monoarfa, S. (2022). PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI DESA BUHIAS. 2(10), 1743–1751.
Tangson. (2019). Hubungan Variasi Bahasa Dengan Kelomopok Sosial Dan Pemakaian Bahasa. Jurnal, 1.
DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jp-bsi.v9i2.5444
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Diterbitkan oleh:
Institut Pengelolaan dan Penerbitan Jurnal Ilmiah STKIP Singkawang
e-ISSN: 2477-846X
p-ISSN: 2477-5932
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP) Singkawang
Alamat : STKIP Singkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
No. Telp. : +62562 420 0344
No. Faks. : +62562 420 0342

Editor in Chief: [email protected] / Wa: +6285747889416
Coordinator: [email protected] / [email protected] / Wa: +6282142072788
Alat Manajemen
JP-BSI Diindeks oleh:
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 .











