Pelaksanaan Pembelajaran Sastra di Era Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Strenght, Weakness, Opportunities, Threath (SWOT)

Putri Endah Pratiwi, Hartono Hartono, Anwar Efendi

Abstract


The learning of literary is very important because with literary, students can develop thinking abilities, skills, and increase sensitivity through character. However, literary learning is often only a supporting material for Bahasa Indonesia which tend to be ignored. This research aims to reveal the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of literary learning in the Kurikulum Merdeka. This research is a descriptive qualitative research with primary data sources being information obtained from teachers and students of five high schools in East Belitung Regency through observation, questionnaires, and interviews. Meanwhile, secondary data sources are obtained through analysis of documents accompanying learning, such as modules and evaluation result data. The data were then analysed using the Miles, Huberman and Saldana model. The results of the analysis show that literary learning in the Kurikulum Merdeka has strengths, namely being bound by the curriculum, innovative learning strategies, and technological support. The weaknesses of literary learning lie in the small portion of material, shallow learning, and technology without restrictions. The opportunities for literary learning lie in teacher flexibility and school support. The threats to literary learning that pose a challenge are suboptimal literary learning outcomes, low teacher competence, motivation, and inappropriate learning objectives.

Keywords


literary learning, merdeka curriculum, SWOT analysis

Full Text:

PDF

References


Ahyar, J. (2019). Apa Itu Sastra. Yogyakarta: Deepublish.

Avisa, N., Wachyudin, K., Rahmawati, M., & Karawang, S. (2024). Peran Karya Sastra dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pengajaran Bahasa Inggris, 8, 28087–28096.

Cojocariu, V.-M., Lazar, I., Nedeff, V., & Lazar, G. (2014). SWOT Anlysis of E-learning Educational Services from the Perspective of their Beneficiaries. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 116, 1999–2003. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01.510

Febiana, A. P., & Amilia, F. (2024). Mimesis dalam Novel Layangan Putus, 8, 43825–43830.

Fuaduddin, F. (2018). Problematika Pembelajaran Sastra Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. EL-Muhbib: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Dasar, 2(1), 29–40. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v2i1.235

Hafizah, H., Rahmat, A., & Rohman, S. (2021). Pembelajaran Anak Dala Pembentukan Karakter. Jurnal Pendidikan Indonesia, (1), 137–144.

Hasanah, N. H., Sobry, M., & Anggraini, E. (2021). Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Dalam Perspektif Strengt, Weakness, Opportunities, Threats (Swot): Studi Di Sd Negeri 42 Ampenan. El Midad, 13(1), 15–27. https://doi.org/10.20414/elmidad.v13i1.3368

Hidayat, A. (2009). Pembelajaran Sastra di Sekolah. Pemikiran Alternatif Kependidikan, |Vol. 14|(2), 221–239.

Jumadi. (2017). Menggagas Pembelajaran Sastra yang Humanis. Jurnal Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya, 121–132. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v5i1.3717

Kemdikbudristek. (2024). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Jakarta: BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN.

Mahmuda, E. M. (2015). Keberadaan Sastra “Hanya” untuk Mendukung Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 ( Sebuah Telaah Materi Teks Cerita Pendek dalam Buku Bahasa Indonesia , Ekspresi Diri dan Akademik untuk Kelas XI SMA , Semester 1 ). Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2013(1), 157–164.

Miles, M. B., Huberman, M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Sustainability (Switzerland) (Vol. 11). USA: SAGE.

Noviarini, N. P., Prabawati, P. L. S., & Suryanata, I. P. A. (2024). Media Pembelajaran Digital dalam Pembelajaran Sastra. Journal of Education Action Research, 8(2), 327–331. https://doi.org/10.23887/jear.v8i2.77878

Puyt, R. W., Lie, F. B., & Wilderom, C. P. M. (2023). The origins of SWOT analysis. Long Range Planning, 56(3), 102304. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2023.102304

Riana, R. (2020). Pembelajaran Sastra Bahasa Indonesia Di Sekolah. Warta Dharmawangsa, 14(3), 418–427. https://doi.org/10.46576/wdw.v14i3.825

Rondiyah, A. A., Wardani, N. E., & Saddhono, K. (2017). Pembelajaran Sastra Melalui Bahasa dan Budaya Untuk Meningkatkan Pendidikan Karakter Kebangsaan di Era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). The 1st Education and Language International Conference Proceedings Center for International Language Development of Unissula, 1(1), 141–147. Retrieved from https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/elic/article/view/1230

Sanjaya, M. D., Sanjaya, M. R., & Wulandari, R. (2022). NIlai-NIlai Pendiidkan dalam Novel Hanter Karya Syifauzzahra dan Relevansinya sebagai Pembelajaran Sastra di SMA, 5, 475–496.

Sayuti, S. A. (2015). Pembelajaran Sastra di Sekolah dan Kurikulum 2013. Mimbar Sekolah Dasar, 1(2), 112–122.

Suhendi, D. (2017). Menggagas Pembelajaran Sastra yang Kreatif dan Inofatif di Perguruan Tinggi: Sejarah Sastra sebagai Model. Seminar Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 73–81. Retrieved from http://conference.unsri.ac.id/index.php/sembadra/article/view/545

Sumayana, Y. (2017). Pembelajaran Sastra Di Sekolah Dasar Berbasis Kearifan Lokal (Cerita Rakyat). Mimbar Sekolah Dasar, 4(1), 21–28. https://doi.org/10.53400/mimbar-sd.v4i1.5050

Suryaman, M. (2010). Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sastra.

Suyanta, I. W. G. (2022). Strategi Pembelajaran Sastra Indonesia. Sandibasa: Seminar Nasional Pendidikan …, 4(April), 476–488. Retrieved from https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/sandibasa/article/view/2036%0Ahttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/sandibasa/article/download/2036/1485

Syahrul, N. (2017). Pembelajaran Sastra dalam Konteks Global Problematika dan Solusi. PS PBSI FKIP Universitas Jember, 12.

Tindaon, A. Y. (2012). Pembelajaran Sastra Sebagai Salah Satu Wujud Implementasi Pendidikan Berkarakter. Basastra, 1(1), 1–9.

Waryanti, E. (2015). Pembelajaran Sastra Berbasis Karakter l. Jurnal Buana Bastra, 1(3), 156–164. https://doi.org/10.37676/mude.v1i3.2614

Yarsama, K, & Astiti, N. P. W. (2018). Implementasi Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Memproduksi Pantun Pada Siswa Kelas Xi Mipa3 Sma Negeri 5 …. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa …, 7(November), 159–173. https://doi.org/10.5281/zenodo.3895357

Yarsama, Ketut. (2020). Pembelajaran Sastra Yang Apresiatif Berbasis Literasi. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 8(2), 207–218.

Zettirah, A. M., Cahyani, C. G., & Afifah, F. (2023). Penggunaan Media Sosial dalam Pembelajaran Sastra. Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Pengajarannya, 1(1), 1–11.




DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jp-bsi.v10i1.6988

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan oleh:

Institut Pengelolaan dan Penerbitan Jurnal Ilmiah STKIP Singkawang

e-ISSN:  2477-846X 

p-ISSN:  2477-5932

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP) Singkawang

Alamat : STKIP Singkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
No. Telp. : +62562 420 0344
No. Faks. : +62562 420 0342

Editor in Chief: [email protected] / Wa: +6285747889416

Coordinator:  [email protected] / [email protected] / Wa: +6282142072788

Alat Manajemen

     

JP-BSI Diindeks oleh:

          

Lisensi Creative Commons

JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 .