Aspek Pendukung dan Proses Pewarisan Mantra Makan Dalam Kelambu Masyarakat Bugis Dendreng Kecamatan Segedong Mempawah

Muchammad Djarot

Abstract


Masalah umum dari penelitian ini adalan aspek pendukung dan proses pewarisan mantra Mantra Makan Dalam Kelambu Masyarakat Bugis Dendreng Kecamatan Segedong  Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi serta alat pengumpulan data yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, perekam suara  dan kamera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mantra makan dalam kelambu adalah mantra yang digunakan untuk memperlancar pelaksanaan pesta perkawinan dari awal sampai akhir. Ada beberapa cara pewarisan mantra makan dalam kelambu diantaranya 1) mantra makan dalam kelambu diwariskan oleh orang yang memiliki mantra tersebut dengan memberikan secara langsung mantra kepada seseorang yang dianggap berhak dan pantas untuk menerimanya, Pewarisan dengan cara ini biasanya diberikan kepada orang yang masih memiliki hubungan darah, karena orang yang memberikan mantra makan dalam kelambu tersebut memandang orang yang menerimanya. Kelayakan ini biasanya berupa kedewasaan dan orang yang menerima mantra bisa menggunakan dan mengamalkan ilmu yang berupa mantra makan dalam kelambu untuk menolong orang yang membutuhkannya terutama pada saat pesta perkawinan. Syarat yang harus dimiliki oleh orang yang menerima mantra makan dalam kelambu yaitu memiliki kemampuan berpikir, dan bisa menjaga mantra sebagai sesuatu yang diwariskan oleh nenek moyang.  2) mantra makan dalam kelambu diwariskan jika dituntut untuk diamalkan, Artinya mantra diwariskan jika dituntut untuk diamalkan. Dengan cara ini biasanya orang yang menginginkan mantra mendatangi orang yang memiliki kemampuan dalam membantu kelancaran pesta perkawinan. Tidak semua orang yang datang dengan maksud menuntut mantra bisa mendapatkannya.


Keywords


aspek pendukung; pewarisan; mantra makan dalam kelambu

Full Text:

PDF

References


Affifudin dan Saebani. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Akhyar, Warnidah dkk. (1998). Sastra Lisan Lampung Dialek Pubiyan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Al-Attas.(1972). Islam dan Sejarah Kebudayaan Melayu. Kuala Lumpur: Universiti Kebangsaan Malaysia.

Al-Attas. (2011). Islam dan Sekularisme. Bandung: Institut Pemikiran Islam dan Pembangunan Insan.

Aliana, Zainul Arifin. (2002). Struktur Sastra Lisan Aji. Jakarta: Pusat Bahasa.

Anton. (2015). “Ungkapan Tradisional dalam Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Bajo di Pulau Balu Kabupaten Muna Barat”, dalam Jurnal Humanika, Vol. 3 No. 15, hlm. 1-12.

Djajasudarma, Fatimah. (1993). Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: Refika Aditama.

Hadijah, Dayang. (2010). “Struktur Masyarakat Melayu Desa Perigi Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu”. Pontianak: FKIP Untan.

Hutomo, Suripan Sadi. (1991). Mutiara yang Terlupakan Pengantar Sastra Lisan. Surabaya: Hiski.

Masitoh, Siti. (2017). “Peran Literasi Budaya dalam Sastra Lisan, dalam Jurnal Bibliotika, vol. 1, no. 12, hlm. 1-7.

Moleong, Lexy J. (2013). Metode penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nani, Valentina. (2010). “Mantra dalam Upacara Balala’ Satra Lisan Dayak Kanayatn Kecamatan Sampok Kabupaten Landak”. Pontianak: FKIP Untan.

Nawawi, Hadari. (1992). Instrumen Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Satori, Djam’an dan Aan Komariah. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suhardi dan Riauwati. (2017). “Analisis Nilai-Nilai Budaya (Melayu) dalam Sastra Lisan Masyarakat Kota Tanjungpinang”, dalam Jurnal Lingua, vol. 13. No. 1.

Suantoko, S. (2016) Fungsi Sastra Lisan “Tanduk” Masyarakat Genaharjo Kabupaten Tuban Bagi Masyarakat Pendukungnya. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI, 16(2), 246-256.

Sudaryanto. (1993). Metode Linguistik: Ke Arah Memahami Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Waluyo, Herman J. (1991). Teori dan Apresiasi Puisi dan Prosa. Jakarta: Erlangga.

Zekriady. (2008) “Analisis Bentuk dan Makna Sastra Lisan Sumbawa Sakeco Suku Samawa di Kabupaten Sumbawa dengan Pendekatan Foklor”, dalam Jurnal Artikulasi, Vol.6 No.2.




DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jp-bsi.v5i1.1640

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Institute for Managing and Publishing of Scientific Journal

(JP-BSI) Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 

e-ISSN: 2477-846X 

p-ISSN: 2477-5932

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Singkawang

Address : STKIP Singkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
No. Telp.   : +62562 420 0344
No. Fax.    : +62562 420 0342

Editor in Chief: [email protected] / Wa: +6281256252769

Coordinator: [email protected] / [email protected] / Wa: +6282142072788

Management Tools

     

JP-BSI Indexed by:

 Google Scholar         

Creative Commons License

JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.