Studi Historis Tentang Dampak Sosial Konflik Komunal Di Kota Sambas Pada Tahun 1999 Terhadap Kehidupan Masyarakat Etnis Madura
Abstract
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
AbdulMagied, S. A. (2002). Othering, Identity, and Recognition: The Social Exclusion of the Constructed “Other.” Future Journal of Social Science, 1(1), 111–128. https://doi.org/10.54623/fue.fjss.1.1.5
Alfarizzi, D. Y., Nabila, S. T., Shinta, C., & Maharani, Z. (2025). Kabupaten Sambas dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Sambas.
Alqadrie, S. I. (1999). Konflik Etnis di Ambon dan Sambas: Suatu Tinjauan Sosiologis. Jurnal Antropologi Indonesia, 58, 36–57. https://lontar.ui.ac.id/detail?id=20452316
Aminullah, Lestari, P., & Tripambudi, S. (2015). Model Komunikasi Antarbudaya Etnik Madura dan Etnik Melayu. Jurnal Komunikasi ASPIKOM, 2(4), 272–281. https://doi.org/10.24329/aspikom.v2i4.77
Arkanudin. (2006). Menelusuri Akar Konflik Antaretnik di Kalimantan Barat. MediaTor (Jurnal Komunikasi), 7(2), 185–194. https://doi.org/10.29313/mediator.v7i2.1276
Arpan. (1995). Catatan Peninggalan Sejarah di Sambas. Penilik Kebudayaan Kecamatan Sambas. (Tidak Diterbitkan).
Bestari, B., Zakso, A., & Firmansyah, H. (2022). Peristiwa dan Latar Belakang Kerusuhan antar Suku Madura-Melayu di Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas pada Tahun 1999. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 11(2), 1–8. https://doi.org/10.26418/jppk.v11i2.52301
Darmaji, A., Nurdin, M. A., & Razak, M. H. bin A. (2024). Genealogi Konflik Etnis Dayak dan Madura di Kalimantan Barat. Jurnal Refleksi, 23(2), 347–370. https://doi.org/10.15408/ref.v23i2.42155
Fuadi, A. (2020). Keragaman dalam Dinamika Sosial Budaya Kompetensi Sosial Kultural Perekat Bangsa. Yogyakarta: Deepublish.
Gottschalk, L. R. (1969). Understanding History: A Primer of Historical Method (Second Edi). New York: Alfred A. Knopf.
Humaidy, M. A. (2012). Analisis Stratifikasi Sosial sebagai Sumber Konflik antar Etnik di Kalimantan Barat. KARSA Journal of Social and Islamic Culture, 12(2), 186–195. https://doi.org/10.19105/karsa.v12i2.142
Husaini. (2015). Etos Kerja Orang Madura di Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Soiciologique, Jurnal Mahasiswa S-1 Sosiologi Fisip Untan, 3(4), 1–19. https://jurmafis.untan.ac.id/index.php/sociologique/article/view/877/0
Jonge, H. de, & Nooteboom, G. (2006). Why the Madurese? Ethnic Conflicts in West and East Kalimantan Compared. Asian Journal of Social Science, 34(3), 456–474. http://www.jstor.org/stable/23654485
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah (Edisi Baru). Yogyakarta: Penerbit Tiara Wacana.
Nova, A., Chalimi, I. R., & Mirzachaerulsyah, E. (2023). Dampak Tragedi Ketupat Berdarah Bagi Masyarakat di Desa Parit Setia Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas Pada Tahun 1999-2004. Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 9(2), 38–45. http://dx.doi.org/10.30870/candrasangkala.v9i2.22104
Panjaitan, M. (2003). Melawan Ketidakadilan untuk Menghapuskan Kemiskinan Struktural. Sociae Polites, 5(19). https://files01.core.ac.uk/download/pdf/236428923.pdf
Pietra, J. (2016). Trauma Kolektif yang Tidak Pernah (di) Pulih(kan). https://www.researchgate.net/publication/333041272_Trauma_Kolektif_yang_Tidak_Pernah_di_Pulihkan
Purwana, B. H. S. (2000). Kerusuhan Sambas Tahun 1999. Pontianak: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.
Purwana, B. H. S. (2002). Kerusuhan Sosial di Sambas: Eksplorasi Akar Permasalahan dan Kebijakan Penyelesaiannya. Pontianak: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.
Purwana, B. H. S., Hasanuddin, Sulistyorini, P., & Asanini. (2004). Sejarah Pemerintahan Kota Pontianak dari masa ke masa. Pemerintah Kota Pontianak.
Rahmayani, A., & Mirawati, I. (2015). Aktivitas Perdagangan di Pelabuhan Sambas 1833- 1930. Yogyakarta: Kepel Press.
Shinta, C. (2024). Kecamatan Sambas dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sambas.
Sjamsuddin, H. (2012). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Suprapta, B., Subekti, A., & Alfahmi, M. N. (2019). Dari Singkawang Merayakan Kebinekaan. Banjarbaru: Balai Arkeologi Kalimantan Selatan.
Suprapto, W. (2018). Relokasi Masyarakat Madura di Singkawang sebagai Bagian dari Proses Resolusi Pasca Konflik Etnisitas di Kabupaten Sambas. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 3(2), 33–40. https://dx.doi.org/10.26737/jpipsi.v3i2.975
Susan, R. (n.d.). Head-Hunting in Southeast Asia. https://seasite.niu.edu/crossroads/russell/headhunting.htm
Tanasaldy, T. (2012). Ethnic Conflict and Politics. In Regime Change and Ethnic Politics in Indonesia: Dayak Politics of West Kalimantan (hal. 209–255). Brill. https://www.jstor.org/stable/10.1163/j.ctvbnm4q8.10
Touwe, S., & Sopacua, J. (2023). Jejak VOC dan Pembentukan Administratif Pemerintahan Hindia Belanda di Pontianak Kalimantan Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 1552–1561. https://doi.org/10.24815/jimps.v8i3.25171
Ubaedillah, A. (2022). When Ethnicity Is Stronger Than Religion: A Look into Dayak and Madurese Conflicts in Kalimantan, Indonesia. Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat, 21(2), 285–304. https://doi.org/10.15408/ref.v21i2.34795
Utama, E. J. P. (2017). Konflik Etnis Sambas Tahun 1999 Arah Disintegrasi Bangsa. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 3(1), 1–10. http://dx.doi.org/10.31851/kalpataru.v3i1.1605
Utomo, S. (2018). The Role of Local Government, Religious and Community Figures, in Conjunction with the Security Forces (Polri) in Returning a Harmonic Life Post Conflict as Ethnic in Sambas Regency. International Journal of Multi Disipline Scinece (IJ-MDS), 1(2), 121–128. http://dx.doi.org/10.26737/ij-mds.v1i2.429
Veth, P. J. (2017). Borneo Bagian Barat: Geografis, Statistis, Historis: Jilid I. (P. Yeri. OFM. Cap., Trans.). Pontianak: Institut Dayakologi.
Yogaswara, H. (2012). Meneruskan Hidup Setelah Kerusuhan: Ingatan Kolektif dan Identitas Etnis Madura Pasca Kekerasan Antar Etnis di Kota Sampit, Kalimantan Tengah. (Disertasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia). Universitas Indonesia.
DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jpipsi.v11i1.7330
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Published by:
Institute of Managing and Publishing of Scientific Journals, STKIP Singkawang
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)Address : STKIP Singkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
No. Telp. : +62562 420 0344
No. Fax. : +62562 420 0584
e-ISSN : 2477-8427
p-ISSN : 2477-6254

Editor in Chief Contact: [email protected] / [email protected] / Wa: +6281348681880
Publisher Contact: [email protected] / [email protected] / Wa: +6282142072788
Management Tools
Jurnal PIPSI is Indexed by:
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









