MEMAKNAI KAJIAN BENCANA DARI PERSPEKTIF FILSAFAT GEOGRAFI

Fajar Wulandari, Bayu Wijayanto, Andi Irwan Benardi, Novika Adi Wibowo, Muhammad Zulfi Al Ghani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna bencana dari perspektif filsafat geografi. Geografi yang dikenal sebagai mother of science karena banyak ilmu pengetahuan yang dikaji selalu dimulai dari keadaan bumi. Geografi suatu bagian dari ilmu yang membahas tentang kebumian serta berbagai fenomena di bumi yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan kehidupan manusia, juga mempelajari pola spasial. Bencana adalah bagian dari kajian geografi, yang merupakan ilmu penting untuk dipelajari. Indonesia merupakan Negara yang rentan terhadap bencana alam yang mungkin terjadi kapan saja. Dari perspektif ontologi, bencana adalah peristiwa alam, non-alam, atau sosial yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta mata pencaharian masyarakat yang terkena dampaknya. Hal ini dapat menyebabkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian materi, dan dampak psikologis. Sedangkan aspek epistimologi, membahas fenomena geosfer secara deduktif dan juga induktif dilengkapi pula dengan Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan meta-sintetis dengan literature review yang menidentifikasi, menilai, dan menginterpretasi seluruh temuan dalam topik penelitian dengan tujuan menjawab permasalahan dalam penelitian guna mendukung penelitian bencana dalam ilmu geografi. Dalam bidang aksiologi, studi atau penelitian tentang bencana dapat memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan, baik dari segi fisik maupun sosial. 


Keywords


Bencana, Perspektif, Filsafat, Geografi

References


Aksa, F. I. (2019). Geografi dalam Perspektif Filsafat Ilmu. Majalah Geografi Indonesia, 33(1), 43. https://doi.org/10.22146/mgi.35682

Astawa, I. B. M. (2016). Memahami Dinamika Landasan Filosofi Dalam Perkembangan Geografi. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 2(1 Agustus 2016), 10–20.

Bahrum, B. (2013). ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI DAN AKSIOLOGI. Sulesena, 8(2), 35–45. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sls/article/view/1276

Dihni, V. A. (2022). Luas Lahan Gambut Indonesia Terbesar di Asia Tenggara. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/02/17/luas-lahan-gambut-indonesia-terbesar-di-asia-tenggara

Isnaeni, A. W. (2014). Peran Mata Pelajaran Geografi Dalam Pendidikan Kebencanaan Bagi Siswa Di Sma Negeri Se-Kabupaten Kebumen. Edu Geography, 3(1), 1–9.

Kitchenham, B., & Brereton, P. (2013). A systematic review of systematic review process research in software engineering. Information and Software Technology, 55(12), 2049–2075. https://doi.org/10.1016/j.infsof.2013.07.010

Martins, E. R. (2021). Geography and Ontology: The Geographical Foundation of Man. 21(2), 0–11.

UU RI NO 24 TAHUN 2007 TENTANG PENANGGULANGAN BENCANA, (2007). https://bnpb.go.id/ppid/file/UU_24_2007.pdf

Musyawir, M. (2022). Pembelajaran Inovatif untuk Menanamkan Nilai-Nilai Karakter pada Siswa Sekolah Dasar (SD) di Namlea Kabupaten Buru (Studi Meta-Sintesis). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni Dan Budaya (Mateandrau), 15–29. https://badanpenerbit.org/index.php/MATEANDRAU/article/view/105/96

Rahma, A. (2018). Implementasi Program Pengurangan Risiko Bencana(PRB) Melalui Pendidikan Formal. Jurnal VARIDIKA, 30(1), 1–11. https://doi.org/10.23917/varidika.v30i1.6537

Ramdon, M. D. (2019). Tiga Aspek Utama Dalam Kajian Filsafat Ilmu; Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi. Proceedings, 1(2), 141–146.

Sapkota, K., & Paudyal, N. P. (2021). Implications of Key Philosophical Assumptions and Paradigms in Geography Teaching and Research. The Third Pole: Journal of Geography Education, 20, 83–100. https://doi.org/10.3126/ttp.v21i01.41620

Strahler, A. H., & A, N. S. (1996). Geography and Man’s Environment.

Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2019). Implementasi Pendidikan Kebencanaan di Indonesia (Sebuah Studi Pustaka tentang Problematika dan Solusinya). Jurnal Pendidikan, 10(2), 136–154. https://doi.org/. https://doi.org/10.31849/lectura.v10i2.3093

UNDP. (2021). COVID-19 Pandemic Humanity needs leadership and solidarity to defeat COVID-19. https://www1.undp.org/content/brussels/en/home/coronavirus.html

Walkington, H., Dyer, S., Solem, M., Haigh, M., & Waddington, S. (2018). A capabilities approach to higher education: geocapabilities and implications for geography curricula. Journal of Geography in Higher Education, 42(1), 7–24. https://doi.org/10.1080/03098265.2017.1379060

Wood, D. (2021). Geography as a Social Science: Definition & Explanation. https://study.com/academy/lesson/geography-as-a-social-science-definition-explanation.html




DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jpipsi.v9i1.5388

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Published by:

Institute of Managing and Publishing of Scientific Journals, STKIP Singkawang


Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)Address : STKIP Singkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251

No. Telp.   : +62562 420 0344
No. Fax.    : +62562 420 0584

e-ISSN : 2477-8427

p-ISSN : 2477-6254

Editor in Chief Contact: [email protected] / [email protected] / Wa: +6281348681880

Publisher Contact: [email protected] / [email protected] / Wa: +6282142072788

Management Tools

     

Jurnal PIPSI is Indexed by:

 

Creative Commons License

Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.