EKSPLORASI MEKANISME BAPIDARA SEBAGAI ETNOMEDISIN PADA MASYARAKAT GANG CENDRAWASIH KOTA BANJARMASIN

Muhammad Rico, Dewicca Fatma Nadilla

Abstract


Penulisan artikel ini bertujuan untuk menguraikan Eksplorasi Mekanisme Bapidara Sebagai Etnomedisin Masyarakat Gang Cendrawasih, Kelurahan Kelayan Dalam, Kota Banjarmasin. Bapidara merupakan salah satu teknik pengobatan tradisional yang berasal dari Masyarakat Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, sedangkan nama penyakitnya adalah kapidaraan. Bapidara mulanya berasal dari tradisi pengobatan masyarakat Dayak Meratus, namun tradisi ini sudah mendapat pengaruh agama islam. Kapidaraan adalah sejenis penyakit yang tidak dapat dideteksi oleh dokter namun memiliki obat dengan cara bapidara. Bahan yang digunakan dalam pengobatan Kapidaraan adalah tumbuhan herbal yang tumbuh di Kalimantan. Biasanya dioleskan pada bagian ubun-ubun, telapak tangan, daerah ulu hati dan telapak kaki yang diiringi dengan pembacaan ayat-ayat Al-Quran, agar makhluk gaib tidak lagi mengganggu pasien. Adapun metode penelitian ini yaitu metode kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif. Data dikumpulkan dari observasi dan wawancara mendalam. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling. Adapun teknik analisis data meliputi pengumpulan data yang sesuai dengan penelitian, kemudian data yang diperoleh di reduksi dan dikategorikan lagi data tersebut, setelah itu data disajikan dan diperoleh langkah terakhir dari Hasil penelitian yang menunjukkan dalam menghadapi fenomena ini Masyarakat Gang Cendrawasih juga menggunakan pikirannya lebih rasional. Akan tetapi Masyarakat Gang Cendrawasih yang secara rentang budaya sangat jauh dengan praktik animisme dan dinamisme serta segala sesuatu yang bersifat irrasional, sehingga Masyarakat Gang Cendrawasih kurang mempercayai praktik ini, praktik bapidara tetap harus kita jaga dan lestarikan bersama karena merupakan salah satu warisan budaya lokal Kalimantan agar anak, cucu juga menggetahui pengobatan tradisional bapidara yang terkandung nilai-nilai sosial, budaya, agama.

 


Keywords


Eksplorasi, Pengobatan Lokal , Bapidara

References


Adelia, N. (2018) Librarian and Traditional Knowledge : A Study Of Urgency and The Role Of Librarian In Traditional Knowledge, Record and Library Journal, 2, p. 51. doi:10.20473/rlj.V2-I1.2016.51-57.

Afriliana. Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Tradisional Dikecamatan Mlati. Universitas Islam Indonesia, 2019.

Fadillah, A. et al. 2021. Seni dan Budaya Dalam Pengobatan Tradisional Banjar. Yogyakarta: Nevada Corp.

Herlambang, P.W. (2018) Politik Hukum Peradilan Adat, Mimbar Hukum- Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 30(3), pp. 488–503.

Hasan. " Islam dan Budaya Banjar di Kalimantan Selatan". Ittihad Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan Selatan. Volume 14, Number 25, 2016.

Jamalie, Z. and Rif’at., M. (2012) Dakwah Kultural: Dialektika Islam dan Budaya dalam Tradisi Batatamba, Jurnal Ilmu Dakwah, 11(21).

Kusbiantoro, D.Y. Pemanfaatan Kandungan Metabolit Sekunder pada Tanaman Kunyit dalam Mendukung Peningkatan Pendapatan Masyarakat. Jurnal Kultivasi. Volume 17, Number 1, 2018.

Latifatun, Nafisah. “Pohon Bidara dalamAl-Qur’an Studi Penafsiran Term Sidr (Kajian Tematik Tafsir al-Misbah dan Tafisr Ibnu Katsir).” Skripsi, 2020.

Mappasere, S.A. and Suyuti, N. (2019) Pengertian Penelitian Pendekatan Kualitatif. Metode Penelitian Sosial, p. 33.

Mpofu, D. and Miruka, C.O. (2009) Indigenous knowledge management transfer systems across generations in Zimbabwe., Indilinga–African Journal of Indigenous Knowledge, 8(1), pp. 85–94.

Melvi, Rohama, & Noval. "Penggunaan Tanaman Sebagai Obat pada Masyarakat Suku Banjar, Dayak, dan Bugis di Kalimantan Selatan". Jurnal Surga Medika. Volume 8, Number 2, 2022.

Megawati, Rohayati, N. and Sa’adah, N.S. 2022. Terapi bapidara masyarakat Banjar pada masa pandemi covid-19. Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 4(2): 109–117.

Neuman, W. L. (2003). Social Research Methods, Qualitative and Quantitative Approaches. Fifth Edition. Boston: Pearson Education.

Nugraheny, A.R. Laporan Penelitian Eksistensi Kearifan Lokal Masyarakat Banjar : Pengobatan Tradisional Bapidara Sebagai Sumber Belajar IPS, pp. 1–9.

Resmi, S.A.D., Mariana, E.R. and Ilmi, B. (2016) Persepsi Orang Tua Terhadap Terapi Komplementer Dalam Penanganan Demam Pada Balita di Desa Tabudarat Hilir Kec. LAS Kab. HST., Skripsi [Preprint].

Rezeki,S. Telaah Tumbuhan Bidara untuk Pengobatan Menurut Al-Qur’an dan Hadis. Skripsi, Institut Ilmu Qur’an (IIQ), 2020.

Rico, M., & Putro, H. P. N. (2024). ANALYZING THE HISTORY AND SOCIAL VALUES OF THE KELAYAN MUHAMMADIYAH MOSQUE. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(1).

Setiawan, H. and Qiptiyah, M. (2014) Kajian Etnobotani Masyarakat Adat Suku Moronene Di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 3(2), p. 107. doi:10.18330/jwallacea.2014.vol3iss2pp107-117.

Sugiyono (2019) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Silalahi, M. (2016) Studi Etnomedisin Di Indonesia Dan Pendekatan Penelitiannya, Skripsi, pp. 117–124.

Syahrani, a. w., & Ramadhani, M. S. Interaksi Islam dengan Budaya Banjar. Cross- border. Volume 5, Number 2.

Syarifuddin, A. and Halim, A. (2005) Meretas kebekuan ijtihad : isu-isu penting hukum Islam kontemporer di Indonesia. Jakarta: Ciputat Pers.




DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jpipsi.v9i1.5156

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Published by:

Institute of Managing and Publishing of Scientific Journals, STKIP Singkawang


Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)Address : STKIP Singkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251

No. Telp.   : +62562 420 0344
No. Fax.    : +62562 420 0584

e-ISSN : 2477-8427

p-ISSN : 2477-6254

Editor in Chief Contact: [email protected] / [email protected] / Wa: +6281348681880

Publisher Contact: [email protected] / [email protected] / Wa: +6282142072788

Management Tools

     

Jurnal PIPSI is Indexed by:

 

Creative Commons License

Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.