Research Trends in Mathematical Critical Thinking on Three-Variable Linear Equation Systems (2020-2025): A Systematic Literature Review
Abstract
Mathematical critical thinking is an essential competence in mathematics learning; however, students still encounter substantial difficulties when solving Three-Variable Linear Equation Systems (SPLTV), particularly in modelling and drawing conclusions. This study aims to synthesize research characteristics, critical thinking indicators, students’ difficulties, and the contribution of instructional approaches to mathematical critical thinking in the SPLTV topic. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) following the Triandini framework and PRISMA 2020 guidelines. Literature searching was conducted through Google Scholar, DOAJ, and ERIC for publications from 2020 to 2025, yielding 247 articles, of which 18 met the inclusion criteria and were analyzed using thematic synthesis. The findings indicate that students’ main difficulties are not related to algebraic manipulation but to higher-order cognitive processes, particularly transforming verbal representations into a system of equations and verifying the consistency of solutions. Interpretation and analysis indicators tend to emerge during initial modelling, whereas evaluation and inference are the most difficult aspects because students rarely re-examine procedures or interpret the meaning of solutions. Problem-based and contextual learning more consistently support critical thinking development than procedural instruction by promoting modelling activities, while visual representations and digital media assist students in evaluating solutions. These findings suggest that fostering critical thinking in SPLTV requires learning activities emphasizing contextual modelling, mathematical reasoning, and solution verification rather than merely practicing elimination and substitution procedures.
Tren Penelitian Kemampuan Berpikir Kritis Matematis pada Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (2020-2025) : Tinjauan Literatur Sistematis
ABSTRAK
Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, namun pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) siswa masih mengalami kesulitan terutama pada pemodelan dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan mensintesis karakteristik penelitian, indikator berpikir kritis, kesulitan siswa, serta kecenderungan kontribusi pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada materi SPLTV. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada kerangka Triandini dan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur melalui Google Scholar, DOAJ, dan ERIC pada periode 2020-2025 menghasilkan 247 artikel, dan 18 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis dengan thematic synthesis. Hasil kajian menunjukkan kesulitan utama siswa bukan pada manipulasi aljabar, tetapi pada proses kognitif tingkat tinggi, khususnya transformasi representasi verbal menjadi model sistem persamaan dan verifikasi konsistensi solusi. Indikator interpretasi dan analisis relatif dapat dicapai pada tahap pemodelan awal, sedangkan indikator evaluasi dan inferensi merupakan bagian paling sulit karena siswa cenderung tidak memeriksa kembali langkah penyelesaian maupun makna solusi. Pembelajaran berbasis masalah dan kontekstual lebih konsisten meningkatkan berpikir kritis dibanding pembelajaran prosedural karena mendorong aktivitas pemodelan, sementara penggunaan representasi visual dan media digital membantu siswa melakukan evaluasi solusi. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan berpikir kritis pada SPLTV efektif ketika pembelajaran menekankan pemodelan situasi kontekstual, argumentasi matematis, dan refleksi solusi, sehingga memberikan implikasi praktis bagi guru untuk tidak hanya melatih prosedur eliminasi dan substitusi, tetapi juga aktivitas penalaran dan verifikasi jawaban.
Kata Kunci :
berpikir kritis matematis; systematic literature review; sistem persamaan linear tiga variabel; pembelajaran matematika; aljabar