Training on Ornamental Plant Cultivation using the Kokedama Technique in Tebang Kacang Village, Kubu Raya Regency

Dwi Zulfita, Setia Budi, Surachman Surachman

Abstract


The majority of the people in Tebang Kacang village are Madurese who were displaced since the riots between the Madurese and Dayak ethnic groups in West Kalimantan in 2001. Until now, the Madurese people live in the village with very limited land available so that it is not possible to carry out agricultural cultivation which requires large land scale. The problem faced by the Dasa Wisma Mawar group of mothers who are partners in this PKM activity is that they are interested in carrying out an ornamental plant cultivation business, in the very limited time between their daily activities. This community service activity aims to increase knowledge and skills on how to make kokedama from moss and coco fiber for ornamental plants, increase knowledge about how to market kokedama products today. Implementation of service activities to empower housewives is carried out using lecture, discussion and demonstration methods. As a result of this service activity, overall participants liked the method of cultivating ornamental plants using the kokedama technique with a division of 14% preferring cultivation using the kokedama technique, 27% preferring cultivation using plastic flower pots and 53% preferred a combination of both.

Pelatihan Budidaya Tanaman Hias dengan Teknik  Kokedama Di Desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya

ABSTRAK

Masyarakat desa Tebang Kacang mayoritas adalah suku Madura yang mengungsi sejak   kerusuhan antar etnis Madura dan Dayak di Kalimantan Barat tahun 2001. Sampai sekarang masyarakat suku Madura tersebut tinggal menetap di desa tersebut dengan luas lahan yang disediakan sangat sempit sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan budidaya pertanian yang memerlukan skala lahan yang besar. Titik permasalahan yang dihadapi oleh kelompok ibu-ibu Dasa Wisma Mawar yang menjadi mitra ada kegiatan PKM ini adalah berminat  untuk melakukan usaha budidaya tanaman hias, diantara waktu yang sangat terbatas pada kegiatan sehari-hari. Kegiatan  pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan cara membuat kokedama dari lumut dan fiber coco utnuk media tanaman hias, meningkatkan pengetahuan tentang cara memasarkan produk kokedama di masa saat ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pemberdayaan ibu rumah tangga dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan pengabdian  ini secara keseluruhan peserta menyukai cara budidaya tanaman hias dengan Teknik kokedama  dengan pembagian 14 % lebih menyukai budidaya dengan Teknik kokedama, 27% lebih menyukai budidaya menggunakan pot bunga plastik dan 53 % menyukai kombinasi keduanya

Kata Kunci :

Pelatihan; Tanaman Hias;  Teknik Kokedama


 

Keywords


Training, Ornamental Plants, Kokedama Technique

Full Text:

PDF

References


Beer, T., dan Santin, C.H. 2017. Crafting Connection Through Plant-Relating Arts-Science Experiences of Urban Ecology. NJSTS, 5 (2): 30-43

D’Kandang. 2018. Belajar Membuat Kokedama. Url: https://dkandang.co.id/ asiknyabelajar-membuat-kokedama.

Garneti, A.E. 2017. Analisis Strategi Pemasaran dalam Upaya Peningkatan Volume Penjualan Tanaman Hias Boneka Lumut dengan Media Tanam Kokedama pada UMKM Panter Craft Bandung. Skripsi. Universitas Brawijaya. Malang

Ludi, S. 2018. Apa itu Kokedama. Url: https://ludipemi.com/apa-itu-kokedama/.

Melati, R. dan Zauzah, A. 2020. Teknik Perbanyakkan Tanaman Hias dan Pemanfaatan Sabut Kelapa Menjadi Pot Gantung pada Petani Pemula di Kota Ternate. Prosiding Seminar Nasional IPPeMas 2020.

Monografi Kecamatan. 2021. Profil Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Kecamatan Sungai Raya.

Nurminingsih., Ani, N., dan Sakti, B.I. 2017. Penyuluhan Kelayakan Bisnis Usaha Kecil Menengah (UMKM) Tanaman Hias Di Wilayah Pondok Gede. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat, 1 (1):1-14.

Putra, A. 2021. Pemanfaatan Limbah Kelapa dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok untuk Mendukung Pelestarian Lingkungan di Tengah Pandemi Covid 19. Jurnar Trimas., Jurnal Inovasi dan pengabdian Masyarakat. Vol.1 No.1.

Saputra, N.E., Hendrika, B.H., Nurhuda., Firman, N.R., dan Muhammad, W.A. 2019. Pelatihan Bioentrepreneurship melalui Pembuatan Kokedama di Panti Asuhan Anak Luar Biasa Asih Madiun. Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2 (1): 101-104.

Sinaga, H.D.A., Jaferson, H., Yessica, S. 2020. Kreatif, Indah dan Berpeluang Bisnis Lewat Kokedama. Aptekmas. Jurnal pengabdian kepada masyarakat, Vol.3 No.3 September 2020.

Toyoda, M., Yuko, Y., Marni, B., dan Midori, K. 2019. Potential of a Small Indoor Plant on The Desk for Reducing Office Workers’ Stress. Hort. Technology, 30(1): 1-9.

Trahutami., Rany, W. 2019. Pengenalan dan Pelatihan Penanaman dengan Teknik Kokedama untuk Ibu-Ibu PKK. Departemen Longuistik FIB UNDIP. Jurnal Harmoni, Vol.3 No.2 Desember 2019.

Winarno, FG. 2014. Kelapa Pohon Kehidupan. Yogyakarta: Gramedia Pustaka Utama

Wahyudi,Tri. 2020. Pengelolaan Komoditas Hortikultura Unggulan Berbasis Lingkungan. Forum Pemuda Aswaja. Nusa Tenggara Barat.




DOI: http://dx.doi.org/10.26737/ijpd.v8i1.5424

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Published by:

Institute of Managing and Publishing of Scientific Journals, STKIP Singkawang

International Journal of Public Devotion

e-ISSN :2614-6746

p-ISSN : 2614-6762

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) SIngkawang

Address : STKIP SIngkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
No. Telp.   : +62562 420 0344
No. Fax.    : +62562 420 0584

Editor in Chief: [email protected] / WA: +6282358388382

Cordinator: [email protected] / [email protected] / WA: +6282142072788

Plagiarism Tools

     

 

 

  Creative Commons License

International Journal of Public Devotion is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.