Identifikasi Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Menggunakan Three Tier-Test Pada Materi Listrik Dinamis

Sri Rahayu Alhinduan, Yudi Kurniawan, Riski Mulyani

Abstract


Pembelajaran fisika yang cenderung memaknai konsep fisika berdasarkan pada rumus yang terdapat di dalam buku pelajaran tanpa melalui proses penemuan, pengolahan dan pengembangan pengetahuan serta sikap ilmiah siswa, dapat menyebabkansiswa tidak mengusai konsep dengan baik. Kurangnya penguasaan konsep yang dimiliki siswa menjadi salah satu penyebab miskonsepsi.Miskonsepsi merupakan ketidaksesuaian antara konsep awal yang diyakini siswa dengan konsep para ahli.Miskonsepsi yang dialami siswa harus segera diatasi karena pembelajaran yang tidak memperhatikan miskonsepsi menyebabkan siswa kesulitan belajar yang nantinya akan berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kuantitas siswa yang miskonsepsi pada materi listrik dinamis menggunakan three tier-test. Identifikasi kuantitas siswa yang miskonsepsi dilakukan pada konsep hambatan listrik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pada penelitian ini three tier-testdigunakan untuk mengidentifikasi adanya miskonsepsi siswa. Terdapat empat bentuk miskonsepsi pada materi listrik dinamis antara lain: 1) Besar arus listrik yang melewati setiap hambatan yang dipasang seri pada suatu rangkaian tertutup sederhana nilainya bergantung pada nilai hambatan yang dilewatinya,2)Lampu bukan hambatan listrik karena lampu hanya mengubah arus listrik menjadi cahaya, 3) Lampu yang disusun seri akan lebih terang jika didekatkan dengan kutub positif baterai, karena lampu yang dekat dengan kutub positif baterai akan dilalui arus terlebih dahulu dan arusnya lebih besar, 4) Arus listrik akan mengalir pada cabang yang memiliki banyak lampu dan cabang yang terdekat dengan sumber tegangan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kuantitas siswa yang miskonsepsi paling tinggi terdapat pada konsep”Besar arus listrik yang melewati setiap hambatan yang dipasang seri pada suatu rangkaian tertutup sederhana nilainya bergantung pada nilai hambatan yang dilewatinya sebesar 44,83%.Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menemukan solusi sehingga kuantitas siswa yang miskonsepsi dapat menurun terutama pada materi listrik dinamis.

Full Text:

PDF

References


Suhendi, dkk (2014). “Peningkatan Pemahaman Konsep dan Profil Miskonsepsi Siswa Berdasarkan Hasil Diagnosis Menggunakan Pembelajaran ECIRRBerbantuan Simulasi Virtual dengan Instrument Three-Tier Tes”.Prosidng Mathematic and Sciences Forum 2014. 205 (2014)

Wilantara, I Putu Eka (2003). Implementasi Model Belajar Konstruktivis Dalam Pembelajaran Fisika Untuk Mengubah Miskonsepsi Siswa Ditinjau Dari Penalaran Formal Siswa. Thesis Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri Singaraja. Tersedia Online

Suparno, P. 2005. Miskonsepsi dan Perubahan KonsepPendidikan Fisika. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia.

Kurniawan, Yudi; Suhandi, Andi dan Hasanah, Lilik. “The Influence of Implementation of Interactive Lecture Demonstration (ILD) Conceptual Change Oriented Toward The Deccreasing of The Quantity Student That Misconception on The Newton’s First Law. AIP Conference Proceedings. 2016




DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jipf.v1i1.57

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

JIPF Indexed by:

        

 

Published by:
Institute of Managing and Publishing of Scientific Journals

Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika

e-ISSN : 2477-8451 

p-ISSN : 2477-5959

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) SIngkawang

Address : STKIP SIngkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
No. Telp.   : +62562 420 0344
No. Fax.    : +62562 420 0342

Email Cordinator: journal@stkipsingkawang.ac.id / soehartostkipsingkawang@gmail.com /Wa : +6289636659622

Plagiarism Tools

     

Creative Commons License

JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.